PENTINGNYA TIK SEBAGAI MATA PELAJARAN


Oleh : Dwi Fatmawati, S.Kom

TIK merupakan kepanjangan dari Teknologi Informasi dan Komunikasi, yang keberadaannya sangat penting di pelajaran dalam pembelajaran di abad ke 21 saat ini. Meskipun TIK dianggap bisa terintegrasi disemua mata pelajaran tetapi generasi penerus bangsa ini butuh pelajaran yang mengajarkan kepada mereka akan arti pentingnya dasar-dasar yang kuat untuk menancapkan pemahaman kepada mereka tentang ETIKA dan MORAL dalam memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Mengapa mata pelajaran TIK penting? Sebab dalam pembelajaran TIK anak-anak akan diajarkan menjadi seorang produsen pengetahuan di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi. Mereka akan mampu memanfaatkan TIK dalam kehidupan sehari-hari. Akan banyak dilahirkan proggamer muda, dan akan banyak anak muda yang mampu menggunakan internet secara sehat. Mereka tidak lagi menjadi konsumen tetapi sudah menjadi produsen. Sayangnya, ini kurang dipahami oleh para penentu kebijakan di bidang pendidikan. Sehingga mata pelajaran TIK dihapus dalam kurikulum 2013 dan diganti menjadi bimbingan TIK. Sedangkan TIK adalah science and technologi.  Ilmu TIK adalah ilmu terapan, semua bidang ilmu hanya bisa dikuasai melalui proses pembelajaran. Jadi harus diberikan waktu untuk belajar di kelas.
Kid jaman now berada pada era generasi Z yang merupakan generasi internet. Meskipun generasi Z ini sudah mahir menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi tanpa perlu diajarkan. Tetapi kita tahu bersama bahwa, pengguna mahir akan aplikasi kontemporer jelas berbeda dengan disiplin ilmu yang mengajarkan seseorang untuk memahami dan memodifikasi sistem. Tanpa sebuah tindakan tegas dalam pendidikan kita, kita hanya menjadi pengguna, dan dari pengguna hanya ada dua pilihan dalam dunia digital, menjadi Slave User (budak) atau menjadi Crime Digital (pembajak).
Dunia kita sekarang mungkin akan berbeda dengan dunia anak-anak di masa depan. Dunia masa depan adalah dunia digital murni, lebih tajam dan kritis, mindset yang berbeda, bertempur tidak harus dengan alat perang. Semua perlu bekal yang tepat untuk pendidikan TIK. Tidak memikirkan saat ini saja, tetapi juga untuk masa depan.
Penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi menjadi salah satu faktor penyebab yang dominan. Sektor pendidikan yang dianggap berperan sentral dalam menciptakan sumber daya manusia yang mumpuni, mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak. Berbagai upaya untuk menuju perbaikan terus dilakukan. Salah satunya dalam menentukan kurikulum pendidikan sebagai acuan dasar pelaksanaan pendidikan di Indonesia.
Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di abad digital merupakan suatu keharusan, karena siapapun tidak bisa menolak atau menghindar dari penggunaan dan pemanfaatannya dalam semua aspek kehidupan.
Kenyataan tentang hilangnya mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam struktur kurikulum 2013 merupakan sesuatu hal yang ironis dan merupakan suatu kemunduran. Saat ini bangsa lain berlomba-lomba untuk menyiapkan generasi bangsanya dengan Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang mumpuni sebagai bekal ketrampilan hidup (life skill) di abad ini.
Untuk menghasilkan generasi yang skilled di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) tentunya harus diajarkan sebagai suatu keilmuan tersendiri. Tidak akan cukup hanya sebagai bimbingan yang hanya dapat dinikmati oleh mereka yang berminat.
Sudah saatnya kesadaran tentang pentingnya mata pelajaran  TIK ini dimiliki oleh semua pihak, tidak hanya guru tetapi juga masyarakat dan terutama para penentu kebijakan di Negeri ini. Jika tidak, maka Negeri ini tidak akan bisa meraih kejayaan seperti di masa silam, namun akan terpuruk kembali sebagai suatu bangsa yang terjajah oleh bangsa lain yang memiliki keunggulan di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi. Terjajah di bidang TIK akan berdampak serius pada aspek-aspek lainnya terutama ekonomi, sosial dan budaya. Hal ini jelas akan mempengaruhi kedaulatan Indonesia sebagai sebuah Negara.
Mengingat pentingnya peran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam berbagai aspek kehidupan di abad digital sekarang ini, maka dapat dirumuskan tujuan mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah sebagai upaya membekali generasi bangsa agar mampu mengembangkan diri dengan cara mengakses, mengolah, menyeleksi, mengkolaborasi dan mengkomunikasikan informasi secara handal di segala bidang baik ekonomi, sosial, budaya dan keagamaan.

Pentingnya Mata Pelajaran TIK dalam Kurikulum Pendidikan Abad 21 sudah tidak diragukan lagi. Kompetensi di bidang TIK harus dikuasai generasi emas Indonesia. Dengan kompetensi di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi yang dimiliki generasi bangsa akan mampu mengembangkan dirinya secara terus menerus (long life learning) dengan maksimal, arif dan bijak, sehingga mampu menjawab perkembangan dan tantangan jaman yang berkembang pesat agar tidak kalah bersaing dengan bangsa lain di dunia. Maka suatu hal yang penting adalah TIK dikembalikan sebagai mata pelajaran dalam kurikulum sekolah kita.





Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment